Ekonomi

Wakil Ketua Pansus I DPRD Jabar Bahas Bantuan Keuangan Pemprov Jabar Harus Spesifik Dalam Realisasinya

93views

Bdgtoday.com / KOTA CIMAHI — Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini menjadi fokus pembahasan evaluasi untuk direalisasikan dalam rekomendasi LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun 2021.

Saat ini terdapat kategori alokasi penyaluran Bantuan Keuangan Provinsi Jabar Tahun Anggaran 2020, yaitu bantuan dari APBD murni dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berbentuk pinjaman.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pansus I DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira mengatakan jika hal tersebut menjadi dasar evaluasi pihaknya dalam pembahasan Bantuan Keuangan.

“Ini menjadi masukan dalam rekomendasi LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun 2021,” ucapnya saat kunjungan kerja ke Pemkot Cimahi Khususnya ke Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Rabu, (28/4/21).

Yunandar sebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi adalah salah satu objek yang sedang didalami perihal bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, apakah termasuk dalam kategori APBD murni atau Program PEN. “Kata Yunandar.

Pembahasan ini fokus pada APBD yang disampaikan Pemprov Jabar ke Pemkot Cimahi itu bentuk mana, apakah dari APBD murni atau yang dari pinjaman, karena konsekuensinya berbeda “katanya.

“Kalau itu pinjaman maka dari PT SMI dari pusat harus infrastruktur, karena tujuannnya PT. SMI itu untuk membangun infrastruktur pada saat pandemi covid, untuk mempercepat pemulihan dan nanti ketika sudah normal kembali perekonomian bisa lebih cepat berlari, itu benar-benar,” sebut Yunandar.

Sementata itu Yunandar menambahkan, alokasi anggaran tersebut berasal dari dana PEN dan dialokasikan dalam bentuk kegiatan lain maka sesungguhnya hal tersebut menyalahi kontrak dengan PT.SMI. “Ucap Yunandar.

“Itu yang sedang kita cari tahu dan memang pada posisi seperti Pemkot Cimahi sebetulnya mereka tidak begitu paham darimana asalnya karena semua urusan itu ada di Pemprov Jawa Barat, nah itu perlu kita dalami nanti berikutnya dengan tim BPKAD dan TAPD,” ​​tambahnya.

“Yunandar berharap, kedepan ada satu upaya yang spesifik terhadap program pemulihan sektor kesehatan seperti penyelenggara infrastruktur seperti pembangunan rumah sakit khusus yang memfasilitasi penanganan untuk Covid-19, begitu komentar terkait ekonomi harus memiliki program yang bisa mendongkrak perekonomian. “Ujarnya.

* Humas DPRD Jabar *