Pemerintahan

Komisi I DPRD Jabar, Sadar Muslihat, Apresiasi Penelitian Counter Narrative Melawan Hoaks.

132views

Bdgtoday.com/ BANDUNG – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat H. Sadar Muslihat, SH menghadiri acara pemaparan hasil riset Counter NarrativeTerhadap Hoaks

yang dilaksanakan oleh Jabar Saber Hoaks dan Universitas Islam Bandung bertempat di

Aula Hj. Kartimi Kridhoharsojo Kampus 1 Unisba, Ji. Tamansari No.1 Kota Bandung, Rabu, (24/08/2022).

Riset Counter NarrativeTerhadap Hoaks

tersebut dilakukan beberapa dosen Fikom Unisba dan dibantu oleh Tim Jabar Saber Hoaks.

Tujuan penelitian tersebut untuk mengukur sejauh mana Counter Narrative yang disampaikan berpengaruh di masyarakat. Selain itu, juga mengukur sejauh mana kredibilitas Jabar Saber Hoaks sebagai Sumber pesan berpengaruh di masyarakat.

Baca Juga Anggota DPRD Jabar Hj. Neng Madinah Ruhiat Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Kab. Tasikmalaya

Dalam kesempatan acara tersebut Sadar Muslihat menyampaikan apresiasinya dalam sambutannya mengatakan dengan adanya riset/penelitian mengenai Counter Narrative melawan hoaks.

“Saya sangat gembira dan mengapresiasi dengan acara riset ini. Karena dengan adanya riset ini semoga menjadi budaya dalam menilai sesuatu jadi

kita tidak hanya mendengar katanya tetapi dengan faktanya.” Ucapnya

Anggota DPRD Jabar Sadar Muslihat sebagai politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu juga berharap semoga dengan adanya acara seperti ini bisa meminimalisir berita-berita hoaks.”Harapnya

Para peneliti serta akademisi ini harus menjaga dengan benar norma riset ini sehingga apa yang disajikan itu benar-benar menggambarkan apa yang terjadi”.Katanya

Dengan perkembangan zaman teknologi dan informasi sekarang ini apalagi di dunia maya

banyak bermunculan informasi berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax” oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan sendiri atau bahkan kelompok maka saya berharap dengan adanya acara seperti ini bisa menambah kehati-hatian

dan jangan mudah termakan berita hoax apalagi ikut menyebarkan berita yang belum tentu kebenaran nya” Tutupnya.