Bdg Today

Penataan Penghijauan Wetland Park Cisurupan Semakin Diminati Oleh Masyarakat

259views

Bdgtoday.com/Bandung Penataan penghijauan wetland park cisurupan semakin diminati oleh masyarakat, utamanya berbagai komunitas lingkungan yang diundang oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung dalam penanaman pohon di lokasi tersebut, Cisurupan, Cibiru Kota Bandung, Selasa (23/07/2019).

Peltu Seno, Dansub 05-22 Citarum Harum, mewakili Komandan Sektor 22 (Kol. A.Rahman Taufik) saat ini dalam keadaan sakit, ketika ditanya oleh wartawan kelompok 8 sektor 22 menyampaikan.

“Kini semakin terlihat jelas atensi dari Pemerintah Kota Bandung dalam upaya meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan, utamanya dalam penataan wilayah untuk menghindari bencana banjir yang disertai penanaman pohon merupakan tindakan yang positif” jelas Seno.

Lentan seno melanjutkan pembicaraanya dalam giat di wetlang park cisurupan,

“Program penataan wilayah dalam membumingkan penghijauan dan pebuatan sumur resapan ini semoga bisa diperhatikan pula oleh Pemerintah Pusat, sehingga program citarum harum bisa teselesaikan lebih cepat, karena program di Pemkot Bandung sangat bersinergi dengan program citarum harum” imbuhnya

“Harapan kami pada pemerintahan lainnya bisa menyamakan satu persepsi untuk pendukungan terhadap Program Citarum Harum seperti yang sudah dilaksanakan di Pemkot Bandung,” Pungkas Seno.

Pembangunan wetland park sudah selesai lebih dari 80%, kini tinggal finishing dengan sirkulasi air sesuai dengan yang direncanakan hanya tinggal perapihannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung (Ir. Didi Ruswandi. M.T.) di sela kegiatan ini menyampaikan.

BANDUNG, 60MENIT.COM – Penataan penghijauan wetland park cisurupan semakin diminati oleh masyarakat, utamanya berbagai komunitas lingkungan yang diundang oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung dalam penanaman pohon di lokasi tersebut, Cisurupan, Cibiru Kota Bandung, Selasa (23/07/2019)

Peltu Seno, Dansub 05-22 Citarum Harum, mewakili Komandan Sektor 22 (Kol. A.Rahman Taufik) saat ini dalam keadaan sakit, ketika ditanya oleh wartawan kelompok 8 sektor 22 menyampaikan.

“Kini semakin terlihat jelas atensi dari Pemerintah Kota Bandung dalam upaya meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan, utamanya dalam penataan wilayah untuk menghindari bencana banjir yang disertai penanaman pohon merupakan tindakan yang positif” jelas Seno.

Lentan seno melanjutkan pembicaraanya dalam giat di wetlang park cisurupan,

“Program penataan wilayah dalam membumingkan penghijauan dan pebuatan sumur resapan ini semoga bisa diperhatikan pula oleh Pemerintah Pusat, sehingga program citarum harum bisa teselesaikan lebih cepat, karena program di Pemkot Bandung sangat bersinergi dengan program citarum harum” imbuhnya

“Harapan kami pada pemerintahan lainnya bisa menyamakan satu persepsi untuk pendukungan terhadap Program Citarum Harum seperti yang sudah dilaksanakan di Pemkot Bandung,” Pungkas Seno.

Pembangunan wetland park sudah selesai lebih dari 80%, kini tinggal finishing dengan sirkulasi air sesuai dengan yang direncanakan hanya tinggal perapihannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung (Ir. Didi Ruswandi. M.T.) di sela kegiatan ini menyampaikan.

“Hari ini kami mengadakan penanaman pohon berbasis komunitas hingga melibatkan beberapa pelajar dari tingkat SD dan SMA, dengan harapan supaya generasi muda dan masyarakat bisa meningkatkan kepeduliannya, sehingga bisa mngurangi beban pemerintah dalam pemeliharaan lingkungan” terangnya.

Satgas Citarum Sektor 5 Lakukan Sosialisasi Nonformal Door To Door Dan Pengawasan Pengerukan SedimentasiDansektor 21 Berharap Masyarakat Di Wilayah Desa Sukamukti Semakin Faham Dan Sadar Akan Program Citarum HarumSektor 22 Citarum Harum, Dikatakan Deklarator Penataan Lingkungan Pada Giat Penghijaun Berbasis Komunitas Wetland Park.

“Karya ini kami tidak lepas dari pasukan satgas citarum harum sebagai edukator penataan lingkungan bahkan menyumbang 1.000 pohon, saat ini kuranglebih ada 600 orang yang terlibat dalam penanaman pohon, dari 11.800 pohon dari berbagai jenis, yaitu tanaman keras, tanaman produktif dan tanaman perdu dari berbagai sumber” imbuh Kadis PU.

“Pembuatan wetland park ini pungsi utamanya adalah tandon air atau bendungan yaitu penampung air dengan daya resap tinggi dan bisa dijadikan sarana kolam wisata, sehingga bisa menghindarai bencana banjir dan menghidupkan kembali seke air” Tutup Didi.

Di hari kedua tempat ia bekerja yaitu Dinas Pengan dan Pertanian (Dispangtan) Ir. Gingin Ginanjar, M.M. (Kadis Pangtan) Kota Bandung, peranserta dari dinasnya adalah mensuport 1.000 pohon produktif untuk penanaman pohon di wetland park, yang melibatkan tiga dinas, yaitu.DPU, DPKAP3 dan Dispangtan

Kadis Pangtam menyampaikan, “Hal ini akan menambah fungsi untuk pengembangan Ruang Tata Hijau, bahkan sangat perlu ditanami, baik tanaman perdu dan jenis lainnya, karena untuk mengimbangi lahan sebagai lahan labil” ucapnya.

Selanjutnya penanaman pohon berbasis komunitas hingga melibatkan beberapa pelajar dari tingkat SD dan SMA, dengan harapan supaya generasi muda dan masyarakat bisa meningkatkan kepeduliannya, sehingga bisa mngurangi beban pemerintah dalam pemeliharaan lingkungan” terangnya.

Satgas Citarum Sektor 5 Lakukan Sosialisasi Nonformal Door To Door Dan Pengawasan Pengerukan SedimentasiDansektor 21 Berharap Masyarakat Di Wilayah Desa Sukamukti Semakin Faham Dan Sadar Akan Program Citarum HarumSektor 22 Citarum Harum, Dikatakan Deklarator Penataan Lingkungan Pada Giat Penghijaun Berbasis Komunitas Wetland Park

“Karya ini kami tidak lepas dari pasukan satgas citarum harum sebagai edukator penataan lingkungan bahkan menyumbang 1.000 pohon, saat ini kuranglebih ada 600 orang yang terlibat dalam penanaman pohon, dari 11.800 pohon dari berbagai jenis, yaitu tanaman keras, tanaman produktif dan tanaman perdu dari berbagai sumber” imbuh Kadis PU.

Tujuan Pembuatan wetland park ini pungsi utamanya adalah tandon air atau bendungan yaitu penampung air dengan daya resap tinggi dan bisa dijadikan sarana kolam wisata, sehingga bisa menghindarai bencana banjir dan menghidupkan kembali seke air” Tutup Didi.

Ir. Gingin Ginanjar, M.M. (Kadis Pangtan)

Di hari kedua tempat ia bekerja yaitu Dinas Pengan dan Pertanian (Dispangtan) Ir. Gingin Ginanjar, M.M. (Kadis Pangtan) Kota Bandung, peranserta dari dinasnya adalah mensuport 1.000 pohon produktif untuk penanaman pohon di wetland park, yang melibatkan tiga dinas, yaitu.DPU, DPKAP3 dan Dispangtan

Kadis Pangtam menyampaikan, “Hal ini akan menambah fungsi untuk pengembangan Ruang Tata Hijau, bahkan sangat perlu ditanami, baik tanaman perdu dan jenis lainnya, karena untuk mengimbangi lahan sebagai lahan labil” ucapnya.