Pemerintahan

Komisi IV DPRD Jabar Adakan Monitoring Ke Dinas ESDM Wil. Cimahi

49views

Bdgtoday.com / CIMAHI – Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady dalam kunjungan kerja monitoring ke Dinas ESDM Wilayah IV Cimahi, mengatakan, menyayangkan kondisi kantor cabang dinas ESDM yang dirasa belum ditunjang dengan politik anggaran oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tahun Anggaran yang di usulkan 2021 dan Program Kerja Tahun Anggaran 2022

Hal tersebut terlihat saat Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan Monitoring Kegiatan Tahun Anggaran 2021 dan Usulan Program Kerja Tahun Anggaran 2022 Di Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah IV, Kota Cimahi belum mencakup Kota Bandung, Subang dan Kabupaten Bandung Barat”. Katanya

Dengan demikian cakupan 4 daerah itu belum punya kantor sendiri malah masih ngontrak di Wilayah IV, Kota Cimahi.” Kamis, (27/05/2021

Menurut Daddy, hal itu dapat menghambat pelayanan dari Dinas tersebut, karena wilayah kerja mereka mencakup beberapa Kabupaten/ Kota dan itu tidak akan maksimal dalam melayani masyarakat.

“Sehingga pastilah pelayanan yang diberikan tidak maksimal,” tuturnya.

Daddy menambahkan, itu terbukti dari beberapa point yang bisa mengurangi kinerja dari kantor cabang dinas ESDM seperti pengurangan rasio elektrifikasi yang dibutuhkan.

“Buktinya ada kurang lebih rasio elektrifikasi yang dibutuhkan yang sudah diverifikasi dari sekitar 31 ribu menjadi hanya sekitar 8.700 itu butuh dana namun alokasi anggaran untuk itu tidak ada, itu yang pertama , yang kedua terkait pembinaan , pengawasan dan pengendalian terhadap perusahaan – perusahaan pertambangan dan pengguna air tanah dalam , saya kira di 4 kabupaten ini dengan 1170 perusahaan dan kurang lebih 2000an titik, saya kira ngontrolnya pun tidak mudah,” tambah Daddy.

Daddy pun menegaskan, Komisi IV meminta data kepada kantor cabang dinas yang ada, sehingga komisi IV mempunyai argumentasi yang kuat ketika melakukan pembahasan anggaran .

“Komisi IV minta data ke kawan kawan cabang dinas ke dinas – dinas yang ada agar komisi IV mempunyai argumentasi yang kuat ketika melakukan pembahasan anggaran, jadi policy anggaran kita ini politik anggaran kita berkaitan dengan target- target yang ada di RPJMD, saya kira angka sesungguhnya tidak terlalu besar, kalau kita punya good will yang bagus untuk menuntaskan itu semua,” Pungkasnya.