Pemerintahan

Ketua Komisi V DPRD Jabar : Sistem PPDB 2021 Harus di Evaluasi

37views

Bdgtoday.com / Kota Depok – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengadakan, meninjau

kerja membahas mengenai pelaksanaan sekolah tatap muka di Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Depok, Bogor, Bekasi.Rabu, (19/5/2).

Satu bulan menuju Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021, sosialisasi harus tetap dilaksanakan meskipun ditengah pandemi Covid-19 sehingga jatah disetiap sekolah tetap harus terpenuhi.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, sistem PPDB 2021 sekarang harus ada perbaikan agar kekurangan di tahun terdahulu tidak terulang kembali terutama pada jatah sekolah yang menjadi catatan pihaknya.

Sistem PPDB 2021 sekarang harus ada perbaikan agar kekurangan di tahun terdahulu tidak terulang kembali terutama mengenai jatah sekolah yang menjadi catatan pihaknya.

โ€œSaya minta sistemnya ini di perbaiki, pengalaman lama tidak terulang lagi, bagaimana Jatahnya tidak terisi, ini menjadi catatan kita agar kedepannya dapat memperbaiki,” kata Harris Bobihoe di SMAN 1 Kota Depok. Paparnya

Harris menjelaskan, ketika disinggung mengenai pelaksanaan sekolah tatap muka, menurutnya hal itu masih perlu dikaji lagi terutama di Wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III (Depok, Bogor, Bekasi).

KCD III ini, papar Harris masih masuk dalam zona kuning ke oranye, maka dari itu mulai dari Dinas Pendidikan sampai Satgas Covid harus memantau perilaku penegakan protokol kesehatan dan SOP pencegahan di lingkungan sekolah.ย 

“Terkait sekolah tatap muka saya kira iji masih dikaji dan dipersiapakan namun kiranya kerjasama antara disdik dengan satgas covid dapat menindaklanjuti dan menentukan zona mana saja yang sudah bisa melakukan sekolah tatap muka,” tutupnya saat kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III ( Depok, Bogor, Bekasi).

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kembali jika tahap pendaftaran PPDB berlangsung dalam dua tahap, yaitu tahap pertama yang akan dimulai pada 7 Juni 2021, dan tahap kedua, 24 Juni 2021. Jelasnya