Bdg Today

Jangan Buang Air Besar Sembarangan

171views

Bdgtoday.com/Bandung – Stop buang air besar sembarangan! Inilah yang sedang galak dikampanyekan Forum Bandung Sehat (FBS) kepengurusan yang diketuai oleh Siti Muntamah Danial. FBS menargetkan mewujudkan Kota Bandung 80% Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan.

“Kota Bandung ODF-nya masih kecil. Limbah domestiknya masih dibuang ke sungai. Sungai ini seperti menjadi jamban raksasa dari warga Kota Bandung. Kita akan ubah itu,” ujar Siti Muntamah yang lebih karib disapa Umi usai pelantikan pengurus FBS periode 2019-2022 oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, Kamis (24/1/2019).

Umi mengungkapkan, Kota Bandung baru memiliki 6 dari 151 kelurahan yang sudah ODF. Keenam kelurahan itu antara lain Kelurahan Citarum, Manjahlega, Paledang, Cihapit, Ciateul, dan Kelurahan Rancanumpang. Sementara itu, ia menargetkan tahun ini bisa 120 kelurahan ODF.

“Sebanyak 120 kelurahan akan kita kejar di tahun ini. Meskipun tidak mudah, tapi saya yakin bisa. Ini tanggung jawab kita bersama. Jadi kita lakukan bersama-sama,” katanya.

Umi mengatakan, jumlah tersebut adalah jumlah minimal yang tercantum dalam indikator jika Kota Bandung ingin mempertahankan piala Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan. Namun untuk mewujudkan hal itu memang memiliki tantangan yang cukup besar.

Oleh karenanya, meskipun baru dilantik, ia harus mempersiapkan laporan kegiatan dua tahun sebelumnya dalam waktu dua bulan saja.

Untuk mengatasinya, ia akan mengoptimalkan koordinasi dan konsolidasi antarseluruh elemen masyarakat, baik pemerintah maupun warga, terutama forum sehat kecamatan.

Umi optimis dengan dibantu oleh tim yang ahli di bidangnya, mampu menghadirkan percepatan menuju Kota Bandung yang lebih sehat.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial sangat mendorong kesuksesan FBS. Ia menilai forum yang digerakkan oleh masyarakat ini mampu membawa perubahan positif bagi Kota Bandung di berbagai sektor kesehatan.

“Saya berharap Bandung bisa menjadi kota yang di dalamnya tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang sehat dan bersih,” ucapnya.*(dan)*