Bdg Today

Bandung Harus Mencoba Meuyeum Sampah

51views

Bdg Today / Peuyeumisasi dan gasifikasi merupakan solusi nyata pengelolaan dan pemanfaatan sampah menjadi energi. Ini yang ditawarkan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta untuk membantu menyelesaikan masalah sampah di Kota Bandung.

Kamis (6/12/2018), STT PLN menggelar seminar sekaligus pelatihan peuyeumisasi dan gasifikasi di PT Hariff Daya Tinggal Engineering, Jalan Soekarno-Hatta Bandung. Menurut Ketua STT PLN, Supriadi Legino, peuyeumisasi merupakan pengolahan sampah menjadi energi tanpa pemilahan sampah. Sampah diolah melalui proses fermentasi dan composting.

“Sampah yang diproses tidak hanya bahan sampah organik saja, melainkan semua jenis bahan yang ada dalam sampah,” jelas Supriadi.

Diungkapkan, setiap manusia memproduksi sampah sekitar 0,5-0,9 kg per hari. Dari data tersebut, pihaknya melakukan studi dengan sampah mengahasilkan ‘pelet’ dalam waktu kurang dari 10 hari dengan proses peuyeumisasi.

“Sampah menjadi energi terbarukan dan paling cepat siklus produksinya melalui proses peuyeumisasi,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang hdir pada kegiatan tersebut mengapresiasi pengelolaan sampah tersebut. “Luar biasa semua sampah bisa dipeuyeum dan menghasilkan energi,” ujarnya.

Menurut Kang Yana, semakin banyak inovasi di bidang lingkungan maka akan semakin baik. Apalagi saat ini Pemerintah Kota Bandung tengah menggiatkan program Kangpisman (Kurangi, pisahkan dan manfaatkan).

“Program ini (Kangpisman) kita kampanyekan, sehingga sampah bisa diolah dari sumbernya. Mudah- mudahan dengan berbagai inovasi bisa bermanfaat. Bisa kita duplikasi sehingga bermanfaat bagi semua,” harapnya.

Seperti diketahui, Kota Bandung dengan jumlah penduduk 2,4 juta jiwa, setiap harinya menghasilkan sampah 1.500 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.200 ton terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan sisanya yang menjadi pemikiran masyarakat untuk diolah menjadi manfaat.