Bdg Today

Dansektor 22 Citarum Kol. Inf. Asep Rahman Taufik Bersama Masyarakat Dago Bersihkan Sampah di Sungai Cikapundung

929views

Bdgtoday.com/ Bandung- Dansektor 22 Citarum Harum Kol. Inf. Asep Rahman Taufiq bersama jajaran sub sektor 8 menghadiri acara Gerakan bersama untuk membersihkan sungai cikapundung dalam rangka mendukung program Citarum hari ini berlokasi di Dago pojok kelurahan Dago Kecamatan Coblong Kota Bandung, Kamis,11/7-2019

Dalam kegiatan tersebut cukup banyak sekali masyarakat yang terlibat ada mahasiswa Upi yang sedang ber KKN sebanyak 70 orang kemudian gabungan LPM Se Kecamatan coblong 5 Kelurahan ada 50 orang kemudian ada gober Se Kecamatan coblong juga kurang lebih 30 orang di dukung atau bersama-sama dengan Satgas Citarum harum sub 8 sektor 22 dan Baraya Citarum harum

Dalam gerakan ini mudah-mudahan menjadi Massive selamanya memunculkan atau menyemangati kebersamaan masyarakat komunitas gitu kan seluruh komunitas banyak komunitas di cikapundung ini ada Cikapundung Cikalapa (Cika Cika) mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini bisa dilakukan minimal seminggu sekali atau seminggu dua kali sehingga percepatan penataan kerusakan  Daerah Aliran sungai (DAS) Citarum Harum khususnya di anak-anak Citarum yang ada di Kota Bandung bisa terus  dilaksanakan oleh seluruh elemen masyarakat oleh seluruh elemen komunitas-komunitas bisa mencintai lingkungan untuk terjun bersama-sama membersihkan mengangkat sampah yang ada di bantaran atau sepanjang aliran sungai cikapundung dan anak-anak sungai yang lainnya yang ada di kota Bandung.

Kol. Inf. Asep Rahman Taufik berharap masyarakat setelah melihat kegiatan ini juga tergerak hatinya untuk mulai sadar tidak membuang sampah sembarangan tidak membuang sampah ke sungai dan mulai juga tergerak hatinya untuk membuat septitank di rumahnya masing-masing , karena  Kota Bandung masih ada di angka 223.000 kepala keluarga yang belum terakses ke septictank komunal Artinya bahwa kurang lebih ada delapan ratus ribu orang jiwa.Harafnya.

Buang airnya ke sungai cikapundung atau anak-anak sungai yang ada di kota Bandung mereka masih menjadikan Sungai anak sungai cucuk sungai bisa disebut septitank dan tempat sampah terpanjang sedunia.

Dansektor 22 Kol. Ifn. Asep Rahman Taufiq menginginkan mudah-mudahan dengan gerakan masih seperti ini didukung dengan seluruh elemen masyarakat didukung dengan seluruh komunitas yang ada di Dago atau coblong ini semua masyarakat yang melihat melalui media TVRI atau TV TV yang lainnya membaca di Media baik cetak maupun  online yang  atau surat kabar yang lainnya bisa tersentuh hatinya terketuk hatinya dan merasakan ajak bahwa kebersihan perhatian terhadap lingkungan itu harus terus digelorakan dan dilakukan dengan wujud nyata kegiatan yang bisa dilaksanakan dirasakan oleh masyarakat Citarum sekarang sudah berangsur mulai membaik ini tolong dipertahankan.

Sementara tanggapan dari Lurah Dago Nurliawati Affandi dalam kegiatan Karya Bakti beberesih Cikapundung ini, kegiatan sebenarnya di sini udah sering dilaksanakan, jadi Kegiatan rutin sebulan sekali bukan hanya saat ini tetapi untuk lebih memperkenalkan kepada masyarakat di wilayah kecamatan coblong, jadi kita bekerja sama bersama semua elemen pencinta Seke kemudian komunitas cikapundung komunitas Cikapundung Cikalapa (Cika Cika) sebagai penggagasnya .

Alhamdulillah mudah-mudahan kegiatan beberesih ini tidak hanya satu kali ini saja tapi akan berlanjut supaya cikapundung cepat terlaksana untuk bisa menjadi wisata air.

Jadi kita berharap mudah-mudahan segera terlaksana untuk menangani kebersihannya karena memang di sini dibersihkan tetapi tetap ada daun daun serta ranting dari dari atas turun yang berjatuhan dari pepohonan bahkan bukan hanya sekali dibersihkan melainkan harus dibersihkan secara rutinitas, karena tetap ada ranting-ranting ada daun yang jatuh kesungai, di sungai itu kalau tindak lanjuti karena dalam kegiatan beberesihan ini pun untuk membuang sampah ini sangat sulit karna dengan medan yang sangat tajam turun naik dibuat ditarik ke atas jadi hanya disimpan dulu di sini untuk dikeringkan kemudian oleh komunitas sampah daun kering tersebut dibakar karena kita susah untuk naik ke atas untuk pembuangannya. Tuturnya

Sampah rumah tangga Tetapi nih sampah daun-daun dan ranting.

Pemberitahuan terhadap masyarakat supaya tidak membuang sampah itu sudah rutin setiap hampir satu bulan sekali ada kita sudah punya kelompok Kang pisman di tiap Posyandu tiap RW mereka dengan membuang sampah itu sudah ada sosialisasi Bagaimana membuang sampah Terangkan juga bagaimana kalau melanggar pun ada hukumannya atau ada ada sanksi nya makanya masyarakat tetap tetapi mungkin belum semua kita tetap melaksanakan atau melakukan sosialisasi ada Kang pisman sudah ada kan dengan Kang pisman itu mereka jadi sayang mau buang sampah kemudian yang sampah rumah tangga dipakai untuk pupuk itu ada pemilahan sampah betul.

Hadir dalam kegiatan acara Gerakan bersama untuk membersihkan sungai cikapundung untuk mendukung program Citarum Harum, para peserta KKN dari UPI sebanyak 70 orang bergabung dengan masyarakat Karang Taruna dari Kelurahan Dago Kecamatan Coblong Kota Bandung, Kamis,11/7-2019.